Makassar – Lemkira Indonesia.com
Di luar sana banyak orang tua yang jeritannya tidak kedengaran siapa-siapa, nahan malu buat minta tolong, nahan lapar demi anak, sementara ada yang dengan entengnya cuci tangan pakai dalil agama.
Umroh itu ibadah mulia, tapi kalau jadi alasan buat lari dari tanggung jawab, dari hutang, dari nafkah, dari amanah yang wajib… itu bukan lagi ibadah, itu pelarian yang dibungkus suci.
Allah itu tidak butuh umroh mu kalau hak manusia di sekitarmu saja kau abaikan. Kewajiban ke sesama manusia itu hutang, dan umroh tidak akan menghapus hutang tanggung jawab.
Rasulullah saja tidak menshalatkan jenazah orang yang masih punya hutang sampai ada yang menanggungnya. Apalagi hutang tanggung jawab ke orang tua, ke keluarga?
Kalau kamu yang jadi korban yang ditinggalkan, sabar ya. Jeritanmu didengar Allah, bahkan saat manusia pura-pura tuli.
Kalau kamu kenal orangnya, jangan diam-diamin. Tegur dengan cara baik, ingatkan. Kadang orang butuh ditampar realita, bukan disanjung karena postingannya di depan Ka’bah.
Kamu lagi di posisi yang mana? Yang melihat ketidakadilan ini, atau yang sedang merasakan ditinggalkan itu sendiri? ( Red)
#Makassar,Jumat 10 juli 2026#













