BeritaPendidikan

PGRI Cabang Khusus Wilayah IX Pangkep Gelar Seminar Guru+AI: Perkuat Profesionalisme Demi Pembelajaran Masa Depan

16
×

PGRI Cabang Khusus Wilayah IX Pangkep Gelar Seminar Guru+AI: Perkuat Profesionalisme Demi Pembelajaran Masa Depan

Sebarkan artikel ini

PANGKEP –LEMKIRA.COM

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Khusus Wilayah IX Pangkep menyelenggarakan kegiatan bertajuk Seminar Guru+AI pada hari Senin, 7 September 2026, bertempat di Aula Muhayang Nurdin. SMKN 1 Pangkep Sulawesi Selatan.Mengusung tema “Menguatkan Profesionalisme, Meningkatkan Kreativitas, dan Menginspirasi Pembelajaran Masa Depan”, kegiatan ini menjadikan peningkatan kualitas guru profesional sebagai titik fokus utama.

Acara ini diselenggarakan atas kerja sama yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep, di bawah kepemimpinan Bupati Pangkep, Dr. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si. Penyelenggaraan kegiatan ini juga didukung penuh oleh pimpinan organisasi, di antaranya Kepala Cabang PGRI Khusus Wilayah IX Pangkep, Drs. Jumain, M.Pd., dan Ketua PGRI Kabupaten Pangkep, Mualimin Yusuf, S.Pd., M.Si.

Seminar resmi dibuka oleh perwakilan Bupati Pangkep, yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Nurul Haq, S.Pi. Dalam sambutannya, pembukaan ini menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kompetensi pendidik di tengah perkembangan teknologi pendidikan yang semakin pesat.

Sebagai pemateri utama, kegiatan ini menghadirkan akademisi berprestasi, Prof. Hj. Sitti Maesuri Patahuddin, Ph.D., yang merupakan lulusan University of Canberra. Materi yang disampaikan mengarahkan peserta untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), guna mendukung peran guru yang profesional, kreatif, dan mampu merancang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis PGRI dalam memastikan para pendidik di Pangkep tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki wawasan luas dan kemampuan memanfaatkan inovasi demi kemajuan dunia pendidikan daerah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *