Luwu –Lemkira Indonesia .com
Acara pembukaan Inspira Competition yang berlangsung pada tanggal 24 hingga 26 Juli 2026 di SMA Negeri 1 Luwu diisi dengan serangkaian sambutan dari berbagai pihak terkait. Kegiatan yang bertujuan sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi anak muda ini mengusung tema puitis: “Menembus Batas Cakrawala Ilmu Merangkai Indah Seni dalam Harmoni Prestasi Pemuda”.
Dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Kepala Sekolah Gazali Abidin, S.Pd.SE mewakili Kepala Sekolah SMAN 1 Luwu, dijelaskan makna mendalam dari tema tersebut:
– Cakrawala Ilmu: Semangat belajar dan mencari ilmu pengetahuan yang luas tanpa batas.
– Seni dalam Harmoni: Kreativitas dan keindahan seni yang berjalan seimbang dan serasi.
– Prestasi Pemuda: Hasil nyata berupa kemampuan terbaik dari anak muda untuk menginspirasi sesama.
Hadir dalam acara pembukaan adalah perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili Kasubag Wilayah XI Pendidikan Luwu Adam Syah, S.Hut. M.Si. Camat Belopa, juga perwakilan Guru SMA,dan SMP se- Kabupaten Luwu,serta perwakilan PT Masmindo Dwi Area.
Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Wilayah XI Adam Syah, S.Hut.M.Si menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Sesungguhnya lawan beratmu hari ini saya kira itu barangkali inspirasi. Semua kegiatan hari ini akan kami support sepenuhnya, termasuk sertifikatnya nanti yang akan menjadi landasan untuk memilih sekolah terbaik menurut kalian semua,” ujarnya sebelum menutup sambutan dengan doa dan salam.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Andi Palinggi, S.STP yang memberikan apresiasi khusus kepada panitia yang seluruhnya terdiri dari siswa SMAN 1 Luwu. “Sekolah-sekolah lain yang disampaikan tadi, ini semua dipersiapkan oleh siswa – panitianya siswa. Kita tepuk tangan untuk panitia! Ini berarti jiwa entrepreneurship mereka sudah tidak dipertanyakan lagi,” ucapnya sambil mengajak hadirin memberikan tepukan meriah dari seluruh peserta.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu juga menyampaikan bahwa kegiatan yang bertajuk inspiratif ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua peserta. “Kita sangat menginginkan bahwa semua peserta, dewan juri – baik yang menang maupun yang kalah – bisa memberikan inspirasi dan menjadi inspirasi. Menerima kekalahan dengan lapang dada, dan menang juga tidak boleh bereuforia berlebihan sehingga memantik hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Ia juga mengimbau kepada tim juri untuk bekerja dengan jujur dan transparan. “Semoga para tim juri bisa bekerja dengan jujur dan transparan. Dan kami sangat berharap semua peserta bisa menampilkan potensi, minat, dan bakatnya. Inilah saatnya untuk menunjukkan kemampuan – siapa tahu ada juri yang berkeliaran dan mencatat ada potensi di SMA Negeri 1 Belopa yang bisa menjadi kontestan Indonesian Idol, itu tidak menutup kemungkinan,” ujarnya dengan semangat.
Pada bagian akhir sambutannya, Andi Palinggi menyampaikan kebijakan pemerintah Kabupaten Luwu terkait dengan kedisiplinan siswa. “Pemerintah Kabupaten Luwu telah mengeluarkan surat edaran terkait jam malam khusus untuk siswa. Jika sudah menunjukkan pukul 09.00 malam, tidak disarankan berkeliaran di luar lingkungan rumah. Kalau keluar harus ada izin atau ditemani orang tua,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan tentang dukungan terhadap program 7 Kebiasaan Adat Indonesia Hebat serta surat edaran terkait penggunaan gadget. “Kita juga telah mengeluarkan surat edaran tentang penggunaan gawai atau gadget di sekolah. Tidak boleh ada penggunaan gadget pada saat jam pelajaran dimulai, kecuali atas izin guru untuk kepentingan belajar,” tandasnya sebelum menutup dengan ucapan selamat bertanding dan berkompetisi(Red)
#Nasrullah: Biro Luwu #













