BeritaPendidikan

SMPN 51 Siap Melaju di Tangan Dr. Ani Marlina

43
×

SMPN 51 Siap Melaju di Tangan Dr. Ani Marlina

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR -LEMKIRA INDONESIA .COM

Upaya pencapaian kualitas output pendidikan yang dicanangkan pemerintah tidak bisa ditawar. Tidak ada alasan untuk tidak bekerja optimal meski sarana dan prasarana masih sangat terbatas.

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi SMP Negeri 51 Makassar yang berada di ujung wilayah Antang, berdampingan dengan SMPN 17. Tantangan itu kini diemban Kepala Sekolah yang baru, Dr. Ani Marlina, S.Pd., M.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakasek SMPN 21 Makassar.

“Saya langsung tatap muka dan mengharapkan kerja optimal kepada rekan-rekan agar SMPN 51 bisa mengejar ketertinggalannya dari sekolah lain yang lebih dulu hadir dan memiliki sarana yang cukup,” jelas Ani Marlina yang memulai karier sebagai abdi negara sejak 1998.

Saat ini SMPN 51 yang dikomandoinya baru memiliki 9 ruang kelas dengan jumlah siswa sekitar dua ratusan orang. Untuk Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah telah menerima pendaftar sebanyak dua kelas dari kuota tiga kelas yang disiapkan.

Dr. Ani Marlina juga mengakui berbagai penyempurnaan sarana dan prasarana telah dimohonkan kepada Dinas Pendidikan Kota Makassar. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada realisasi dari permintaan kami,” tandas kepsek yang juga merupakan guru Bahasa Indonesia ini.

Peraih gelar Doktor (S3) di Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun 2024 ini juga mengurai tantangan kondisi anak didik saat ini. Menurutnya, dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat, orang tua dan guru harus memiliki komunikasi yang intensif agar siswa bisa terpantau terus-menerus, baik saat di sekolah maupun di luar sekolah atau di rumah.

“Kalau ini bisa efektif, insyaallah pengaruh modernisasi yang banyak merusak etika dan moral siswa dapat dihindari. Kami sangat berharap orang tua tidak menyerahkan bulat-bulat anaknya kepada sekolah, namun mereka pun dapat mengambil bagian di luar jam sekolah,” urainya.

Di akhir perbincangan, Dr. Ani Marlina yang juga tercatat sebagai dosen di salah satu kampus terkemuka di Makassar ini berkomitmen agar gurunya tidak kehilangan jam mengajar dan siswa tidak kehilangan jam belajar.

“Ini yang harus dicanangkan jika kita ingin mencapai mutu yang excellent,” tukasnya menutup perbincangan. (AH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *