BeritaPendidikan

“Pinisi Bukan Sekedar Perahu”-PKBM Nadya Bulukumba Gelar Observasi Lapangan Belajar Budaya Luhur

23
×

“Pinisi Bukan Sekedar Perahu”-PKBM Nadya Bulukumba Gelar Observasi Lapangan Belajar Budaya Luhur

Sebarkan artikel ini

Bulukumba – Lemkira Indonesia.com

Mengubah paradigma belajar dari sekadar teori di bangku kelas menjadi pengalaman nyata di lapangan, PKBM Nadya Bulukumba membawa warga belajarnya menyelami proses pembuatan perahu legendaris dunia, Pinisi. Kegiatan Observasi Lapangan Mata Pelajaran Muatan Lokal ini digelar di pusat pembuatan perahu Pinisi di Kecamatan Bontobahari pada hari Sabtu (27/06/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi edukatif, tetapi juga merupakan bentuk nyata pelestarian warisan leluhur masyarakat Bulukumba. Seperti terlihat dalam dokumentasi kegiatan, para peserta atau warga belajar tampak antusias mendalami setiap detail konstruksi kapal sembari memegang lembar kerja observasi, didampingi langsung oleh para pengrajin lokal yang dengan sukarela membagikan rahasia teknik pembuatan perahu kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut.

Kehadiran sosok-sosok penting dalam dunia pendidikan daerah semakin memperkuat bobot kegiatan ini. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba diwakili oleh Andi Tenri Mayangsari, yang didampingi oleh Pahsyar selaku Penilik Kecamatan Bulukumpa.

Kehadiran mereka memberikan apresiasi sekaligus penguatan terkait pentingnya pendidikan berbasis kearifan lokal bagi warga belajar.

Dalam sambutannya Ketua PKBM Nadya Bulukumba Fatmawati Umboh Mengungkapkan.

“Observasi ini menjadi jembatan bagi warga belajar untuk memahami bahwa Pinisi bukan sekadar perahu, melainkan simbol ketangguhan dan filosofi hidup masyarakat Bulukumba,” ungkap perwakilan penyelenggara.

Melalui interaksi langsung antara narasumber, pengrajin, dan warga belajar, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga serta menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus merawat identitas budaya di tengah arus modernisasi yang semakin pesat.(Red)

Narahubung: P.Arulk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *